Memperbanyak Waktu

May 8, 2015 § Leave a comment

“Kita hanya punya 24 jam sehari. Lalu?”, Jakarta.

Suatu hari saya berpikir, “Apakah mungkin buat saya untuk tidak tidur?”.

Apa sebab? Sejauh ini kita semua tahu bahwa hanya ada 24 jam dalam sehari. Beberapa bagian dari waktu tersebut sudah di-booking tidak bisa diganggu gugat. Contoh : Tidur.

Di banyak pembahasan, banyak dibahas mengenai seberapa lama sebenarnya manusia secara wajar membutuhkan waktu untuk tidur. Ada yang bilang 10 jam, ada yang bilang lebih kecil dari itu.

Permasalahannya adalah, waktu 24 jam ini terasa kurang jika kita sedang memposisikan diri sebagai manusia modern dengan banyak peran. Seorang ayah, seorang suami, seorang pelajar, seorang pekerja, seorang kakak, seorang teman, seorang partner bisnis, seorang sukarelawan, dan lain-lain. Tidak mungkin bisa meng-handle itu semua jika kita hanya diberikan waktu 24 jam dalam sehari.

Lalu terpikir untuk menghapus salah satu peran! Mungkinkah? Mungkin tetapi banyak orang memilih tidak, termasuk saya. Penting bagi sebagian orang untuk bisa berperan menjadi sesuatu di dunia ini dan pada akhirnya mendapatkan sesuatu, tidak melulu soal uang, kesenangan terhadap peran juga cukup menarik untuk dikejar.

Tetapi rumus hidup tetap berjalan –> “Jika anda menginginkan sesuatu maka anda harus mengorbankan sesuatu”. Ini tidak bisa lepas. Memang ternyata harus ada yang dikorbankan disini. Lalu apa? Atau, siapa?

Mengurangi waktu tidur bisa menjadi solusi. Kenapa? Karena waktu inilah dimana kita hanya diam tidak melakukan apapun terhadap segala hal eksternal tubuh kita. Mengurangi namun tidak menghapus sama sekali.

Akhirnya saya mencoba melatih diri mulai dari tidur 7 jam sehari. Sukses? Tidak diawal. Tentu saja semua tubuh butuh penyesuaian. Dari manusia yang bisa tidur 9 jam sehari menjadi 7 jam tidaklah mudah. Sakit di awal-awal penyesuaian. Ngantuk ketika beraktifitas juga merupakan tantangan tersendiri. Pada akhirnya setelah semuanya terbiasa ini cukup menyenangkan. Punya waktu lebih banyak untuk melakukan banyak hal.

Lalu saya merasa ini tidak lagi cukup. Kembali saya mencoba menyesuaikan menjadi hanya 6 jam sehari. Dan…. berhasil juga!

Lalu saya lagi-lagi tidak puas. 5 jam tidur sehari adalah target selanjutnya. Semoga sukses!

Lalu sampai di titik mana harus berhenti. Hmm entahlah tapi yang jelas suatu saat nanti pada akhirnya kita akan punya waktu tidur yang sangat panjang. Jadi, buat apa berlama-lama tidur saat ini?

Advertisements

Tagged: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Memperbanyak Waktu at Sumo Aji.

meta

%d bloggers like this: